Pages

Ads 468x60px

Selasa, 24 Februari 2015

Cara Menjaga Lingkungan Sekolah yang Sehat




Sekolah merupakan salah satu lembaga formal pendidikan yang berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak, ekolah merupakan tempat kita memperoleh berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk bertahan hidup di kemudian hari. Pemahan dan pengenalan menditail mengenai lingkungan dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah.
Cara – cara yang perlu dilakukan untuk memelihara lingkungan sekolah antara lain sebagai berikut.
  1. Menyusun dan memasyarakatkan perogram sekolah hijau.
  2. Mendaftar atau menginvestasikan dan melaksanakan perogram sekolah hijau, yaiut;
·         Membangun kegiatan apotek hidup di sekolah.
·         Menurangi atau menghemat penggunaan lampu pendingin ruang kelas, konsumsi air dan energi lainnya.
·         Membangun mekanisme pembuangan sampah di sekolah.
·         Membiasakan untuk kegiatan hemat atau bahkan mendaur ulang semua kertas, plastik dan sejenisnya
·         Menyediakan tempat sampah berdasarkan jenis sampahnya.
·         mengkondisikan kegiatan ekstra kulikuler berbasis lingkungan, seperti kelompok hijau, pecinta alam dan sejenisnya.
·         Melakukan diskusi atau studi kasus tentang pemeliharaan lingkungan sekolah dan sejenisnya. COntoh mennton film bertemakan lingkungan, kemudian mendiskusikan atau membahasnya bersama-sama
·         Mengadakan karya wisata atau studi bnding dalam rangka pemeliharaan dan peningkatan kebersihan dan kelestarian laingkungan sekolah
  1. Melaksanakan tata tertib kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
  2. Mengembangkan kecintaan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah melalui berbagai loba peduli lingkungan, seperti lomba kebersihan antar kelas, menulis, menggambar, atau aneka kreativitas lain yang bersifat ramah lingkungan.
  3. Mengadakan pengawasan dan penegakan kedisiplinan.
  4. Mengadakan gerakan cinta kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah
  5. memanfaatkan hari-hari besar nasional untuk gerak peduli lingkungan
Secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga sekolah. Selain guru dan siswa, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan sekolah yang bersihm sehat dan asri tidak lepas dari peran orang tua, swasta lembaga swadaya masyarakat mapupun pemerintah. Kondisi demikian akan melahirkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungannya di lingkungan sekolah maupun masyarakan.

Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan



Kebersihan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari-hari.  Dan seperti yang kita ketahui bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran, penyakit, dan lain lain, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat. Dan sebagaimana di ketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Maka sebagai individu harusnya segala aspek  yang ada dalam masyarakat harus dapat menjaga kebersihan lingkungan. Karena tanpa lingkungan yang bersih setiap individu maupun masyarakat akan menderita sebab sebuah faktor yang merugikan seperti kesehatan. Kesehatan itu begitu mahal harganya. Sehingga semuanya harus di olah dengan baik . Lingkungan yang kotor berarti penganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit penyakit. Namun segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalan-persoalan, semua ini tidak dapat dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk menjaga kebersihan, Maka Kebersihan itu tidak akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah minim/kurang.

Kesadaran dalam menjaga lingkungan adalah keadaan dimana individu masyarakat menyadari bahwa pentingnya sebuah ruang lingkup (lingkungan) yang didalamnya, terdapat makhluk-makhluk hidup yang harus dijaga kelestariannya agar dapat dirasakan oleh anak cucu kita dimasa yang akan datang.

Sudah banyak orang yang berbicara dan menulis sebuah artikel tentang kebersihan hidup masyarakat , banjir dan gaya hidup masyarakat umumnya. Namun gaya hidup masyarakat dikota besar maupun di daerah-daerah kumuh masih belum juga ada ujungnya. Contoh sederhana adalah kota Semarang.

Tiap musim hujan tiba, kota Semarang sebagai bak kolam ikan. Dimana banyak ditemukan genangan air atau banjir dari meluapnya air sungai ke pemukiman masyarakat Semarang.

Lantas gimana cara untuk mengatasi masalah bencana musiman yang akut ini?

Sangat diperlukan kesadaran bagi masyarakat kota Semarang. Mereka harus benar-benar sadar dan mengerti apa bahaya gaya hidup dari dampak yang disebabkan dari membuang sampah sembarangan.

Karena sampah itu seperti permainan efek domino yang menyebabkan dampak lainnya secara berurutan. Seperti buang sampah disungai bisa membuat air tersendat dan akhirnya banjir hingga pemukiman masyarakat , menyebabkan sarang penyakit (Diare , Muntaber , dll) dan sarang nyamuk yang berakibatkan penyakit DBD (demam berdarah).

Jika setiap masyarakat tau cara memanajemen sampah dengan baik , dari langkah yang sederhana yaitu membuangnya , maka segala efek yang disebabkan banjir bisa dihindari. Apa saja manajemen pengolahan sampah yang baik itu?

Pertama, ajarkan anak-anak pada saat usia dini agar dapat tertanam dengan mudah dibenak anak-anak hingga dewasa kelak  untuk menerapkan gaya hidup bersih dan juga membuang sampah pada tempatnya. Tetapi sebelum mengubah anak-anak dari dini , alangkah baiknya kita ubah kebiasaan diri kita sendiri.

Kedua, bedakan sampah-sampah basah , kering , daur ulang , dan berbahaya dengan mempersiapkan atau menyediakan tong dengan warna tertentu. Agar anak-anak dapat mengetaui mana yang seharunya dibuang pada tempatnya. 

Ketiga, bentuk organisasi pengelolaan sampah meski ditingkat kecil(RT/RW) ataupun menengah(Kelurahan/Kecamatan). Organisasi itu yaitu jadwal rutin kerja bakti , pengumpulan dana buat beli bibit hijau pengelolaan sampah masyarakat untuk program sampah daur ulang untuk kegiatan sosial dan Pelajari teknologi pembuatan kompos dari sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk.

Namun dalam hal ini semuanya berjalan lebih baik apabila dilakukan beberapa kegiatan atau penyuluhan dari pemerintah dan dinas kesehatan kota Semarang untuk masyarakat yang akhirnya bisa menyadarkan masyarakat yang sangat pentingnya kebersihan , betapa pentingnya dampak positif jika membuang sampah sembarangan dan betapa indahnya sebuah kota Semarang , bersih , nyaman dan segar. Sehingga dengan demikian itulah aspek tersebut akan membawa keuntungan bagi masyarakat kota Semarang .

Dari hal tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masyarakat masih belum peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya,  pembungan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain-lain. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan setiap tahunnya selalu meningkat. Dan mengakibtakan keadaan yang merugikan kota Semarang contohnya : banjir yang baru-baru ini terjadi karena banyaknya sampah yang menumpuk di parit-parit rumah dan kanal air. Dengan sebuah perumpaan yang dapat di bandingkan dengan teknologi maka dapat di perhatikan bahwa secanggih-canggihnya teknologi tanpa didasari dengan kebersihan maka, teknologi itu akan hancur. Jadi, dari hal tersebutlah kita harus menyadari kebersihan itu penting. Marilah kita menjaga kebersihan secara bersama-sama dihari “Kebangkitan Indonesia” agar dapat dicontoh dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

 

Sample text

Sample Text

Sample Text